Tag: Michel Foucault

  • Bagian I: Kita “Victorians yang Lain”

    Bagian I: Kita “Victorians yang Lain”

    Terjemahan bebas-cum-catatan pribadi bagian pertama buku Michel Foucault The History of Sexuality: An Introduction (Vintage Books ed., 1990) berjudul We, Other Victorians. Trivias about the book: Kita “Victorians yang Lain” Sudah sejak lama kita mendukung rezim Victorian dan terus didominasi olehnya hingga saat ini. Gambaran kekaisarannya terlihat dari seksualitas kita yang dikendalikan, dibungkam, dan begitu…

  • Ars Erotica dan Scientia Sexualis: bagian 2

    Ars Erotica dan Scientia Sexualis: bagian 2

    Terjemahan dari ringkasan Sparknotes Ringkasan Seks adalah tema spesial dalam pengakuan karena secara umum kehidupan seks itu sesuatu yang tersembunyi, rahasia yang harus ditutup secara rapat. Pendengar, dan bukan pembicara, memiliki posisi yang lebih tinggai sebagai otoritas, dan tindakan pengakuan dilihat sebagai upaya yang terapeutik. Di abad ke-19, psikiater mencoba untuk menggabungkan pengakuan dan diskursus…

  • Ars Erotica dan Scientia Sexualis: bagian 1

    Ars Erotica dan Scientia Sexualis: bagian 1

    Terjemahan dari ringkasan Sparknotes Ringkasan Perkembangan diskursus mengenai seks, khususnya pada abad ke-19, berdampak pada menjadikan seks sebagai masalah kebenaran. Seks dilihat sebagai sesuatu yang berbahaya: kenikmatan-kenikmatan yang (dilihat) buruk dapat menjadi ancaman tidak hanya untuk satu orang, tapi masyarakat secara keseluruhan. Mengetahui tentang seks menjadi sesuatu yang penting, tapi sama pentingnya bahwa pengetahuan terkait…

  • Kelas Isolasi #118: Relasi Kuasa dalam Seksualitas

    Kelas Isolasi #118: Relasi Kuasa dalam Seksualitas

    Di kesempatan ini saya mencoba membahas bagaimana ekses dari tradisi scientia sexualis dan ars erotica, merujuk pada apa yang dibahas oleh Michel Foucault. Semoga apa yang saya sampaikan ada manfaat bagi teman-teman. Mohon maaf apabila kurang baik dalam membahasnya, semoga seiring berjalannya waktu, saya dapat memahaminya lebih baik. Sejak era Victoria, orang “gila” dan orang…